Ada
apa dengan negeriku
Mengapa
kebencian dan mengidolakan mengalakan nalar dan nurani.
Apa
ini tentang hati yang sudah mati, hingga enggan menyerap pesan-pesan kebaikan.
Atau
akal pikiran yang sudah tidak bisa membedakan sumber kebenaran dengan sumber kesesatan.
Semua
itu tentang siapa yang memengaruhi siapa.
Dan
tentang bagaimana menjaga idealime.
Semuanya
tentang setiap orang yang sedang memperjuangkan nilai-nilai yang diyakininya
masing-masing.
Hingga
menang dan kalah tidak dapat dihindari.
Hidup
hanya saling memahami dan saling mengerti, bukan saling menghormati dan
menghargai.
Persatuan
merupakan tujuan yang tak berkesudahan untuk digapai.
Semua
berdiam dalam bingkai kebersamaan yang semu.
Pekik
rakyat yang menahan beratnya beban hidup dipandang sebelah mata.
Sedangkan
hasrat diri adalah tujuan yang tak tergantikan.
Bila
keegoan itu lenyap demi tujuan bersama dalam rumah besar bernama Negara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar