Selasa, 18 April 2017

ENTAHLAH

Ketika mengayunkan langkah, sesekali mata menatap jauh ke depan,
Samar terlihat bahkan sesekali tidak jelas yang nampak, atau seperti fatamorgana, entahlah.
Kenapa harus minta garansi, satu langkah, dua langkah, tiga langkah saja kita nggak pernah tau apa hari akan selalu cerah, apa nggak pernah ngebayangin kalau tiba-tiba langit menjadi gelap dan mendadak angin menerpa dan hujan lebat turun, apa kita akan terus berjalan.
Meski untuk tetap berjalan, nggak harus ketika keadaan alam sedang bersahabat. Tapi bagaimanapun kita selalu merindukan hari yang cerah, suasana alam yang tenang dan manja agar setiap ayunan langkah akan terasa ringan dan riang. Dan sesekali kita tidak mengharap belas kasihan alam, biarkan alam menjadi dirinya sendiri dan apa adanya. Setiap apa yang dituju akan ada saatnya dan masanya untuk bisa mencapainya, hanya saja ada saat yang membuat sebuah keyakinan menjadi pudar, meski tidak sampai terhapus. Hari te terus berganti dan waktu terus bergulir, senyumin saja kalau sudah terasa berat, karena itu hanya sesaat, nggak mungkin hari akan selalu gelap meskipun tidak selalu cerah. Yang paling penting kita masih bisa tegak berdiri dan lebih manis ketika kita tersenyum, itu artinya kita masih baik-baik saja dan selalu siap dengan cerita yang baru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar