Dalam
hidup hanya ada dua pilihan, ditinggalkan atau meninggalkan meskipun
diantaranya ada kebersamaan, atau jangan-jangan kebersamaan hanya merupakan fase
pembatas antara ditinggalkan dengan meninggalkan. Setiap orang sedang menuju
kesendirian, kesendirian yang pasti adalah peristirahatan terakhir. Bahagia
dalam kebersamaan dan kesedihan di kala ditinggalkan atau riang di saat
meninggalkan hanya masalah warna rasa kehidupan, semua orang akan mengalaminya
sebagai resiko hidup di alam fana ini. Di saat tertawa, tersenyum, marah atau
menangis dan setelahnya, kita masih tetap sebagai kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar